Ketahui Beberapa Perlakuan Anak Di Fase Toddler

0
86
Toddler adalah
Toddler adalah

Fase Toddler adalah terjadi saat anak berada di usia 12 hingga 36 bulan. Banyak yang salah paham dengan mengatakan fase Toddler sebagai fase usil anak. Padahal, anggapan tersebut tidaklah benar loh!

Ini Yang Anak Perbuat Saat Berada Di Fase Toddler

Fase toddler harusnya menjadi fase istimewa bagi anak. Hal ini disebabkan fase toddler adalah fase pertama kehidupan anak atau golden periode. Agar Moms tidak salah paham mengenai perilaku yang anak tunjukkan di periode ini. Moms perlu mengetahui apa saja yang wajar dilakukan anak di fase toddler.

  1. Anak mudah merengek

Fase toddler membuat perkembangan psikis dan emosional anak berjalan dengan aktif. Anak akan mudah merajuk apabila ada hal yang tidak sesuai dengan keinginannya. Respon merajuk yang ditunjukkan bisa berupa marah, ataupun menangis.

Saat melihat anak sering ‘uring-uringan’ Moms jangan sampai tersulut emosi. Moms bisa mencari tahu apa keinginan anak lalu mulai menenangkan anak.

Toddler adalah
Toddler adalah
  1. Aktif bergerak

Aktif bergerak juga manjadi salah satu indikasi anak berada di fase toddler. Moms perlu sabar jika anak selalu ingin jalan-jalan. Di tahap ini apabila anak berjalan kesana kemari tanpa menghiraukan larangan yang memberikan, Moms tidak perlu khawatir karena hal tersebut wajar terjadi di semua anak.

  1. Banyak menginginkan barang atau mencoba kegiatan

Perilaku yang juga ditunjukkan anak saat fase toddler adalah anak mudah meminta barang. Di usia 1-3 tahun saraf motorik anak akan langsung bereaksi apabila melihat mainan atau hal baru. Oleh karena itu, jika anak merengek meminta sesuatu jangan mengartikan sikap tersebut sebagai perilaku nakal anak.

Selain banyak menginginkan sesuatu, keinginan untuk melakukan eksplorasi juga terjadi di Fase ini. Moms dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan banyak hal baru dan mengasah otak dan motorik anak.

  1. Suka menolak dan tidak kooperatif

Hal wajar lainnya yang dilakukan anak saat berada di masa toddler adalah suka menolak dan tidak kooperatif. Mama tidak perlu emosi dan marah jika anak banyak memberikan respon penolakan dan cenderung tidak kooperatif.