MEMAKSIMALKAN TUMBUH KEMBANG OTAK ANAK

0
728

Anak-anak memiliki masa keemasan dalam hidupnya. Masa keemasan atau biasanya disebut ‘golden age’ adalah masa dimana sel-sel otak anak mengalami perkembangan dan pertumbuhan. Setiap anak mengalami masa keemasan di umur yang berbeda-beda. Masa keemasan biasanya terjadi pada usia 1-5 tahun. Namun, memaksimalkan tumbuh kembang anak di usia 5 tahun lebih juga belum terlambat. Maka peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak di usia ini.

Orangtua hendaknya selalu berusaha memberikan makan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang otak anak. Makanan yang mengandung protein dan asam amino dibutuhkan untuk pertumbuhan sel dan fungsi perembangan otak. Zat lainnya ialah lemak serta asam lemak, karena dibutuhkan untuk energi dan pertumbuhan sel-sel otak. AA dan DHA berpengaruh kepada ketajaman penglihatan serta kecerdasan, sphyngomyelin untuk kecepatan hantar rangsang saraf, sialic acid untuk kecepatan belajar daya ingat, serta gangliosida sebagai tempat pemrosesan dan penyimpanan informasi.

Kemudian yang tak ketinggalan ialah karbohidrat yaitu FOS sebagai sumber energi sel otak, tentunya dengan prebiotik sebagai rangsangan aktivitas sel. Vitamin pun dibutuhkan untuk pertumbuhan sel otak, juga mineral seperti zat besi untuk pembentukan myelin, yang berfungsi sebagai kecepatan hantar saraf, sehingga membuatnya lebih cepat memproses informasi dan mengarah kepada kecerdasan.

Ada cara mudah yang sangat sederhana untuk memaksimalkan tumbuh kembang otak anak, yaitu dengan memanfaatkan daun pegagan. Kandungan senyawa glikosida triterpenoida dan beberapa mineralnya terbukti berguna bagi daya tahan tubuh dan daya ingat. Pegagan juga dapat membantu menyeimbangkan tingkat energi serta menurunkan gejala stres dan depresi.

Manfaat daun pegagan untuk tumbuh kembang anak dari segi kognitif telah terbukti ilmiah. Penelitian dilakukan oleh B. Sathya dan R. Uthaya Ganga, dari Govt. Siddha Medical College, Palayamkottai, India. Mereka menguji khasiat serbuk pegagan terhadap IQ anak. Hasilnya, serbuk tanaman merambat itu terbukti dapat meningkatkan intelegensia. 15 anak yang mengalami hambatan mental diberi 500 mg serbuk pegagan selama 1 bulan. Hasilnya, IQ meningkat sampai 4,6%. Semua anak yang mengikuti uji klinis juga lebih berkonsentrasi. Selain itu, anak yang semula berperilaku pasif, pemalu, dan sering gelisah menjadi periang, komunikatif dan kooperatif.

Daun pegagan yang pahit, kini bisa diberikan kepada anak dengan rasa yang lebih enak. Dikombinasikan dengan madu, daun pegagan menjadi sahabat Bunda untuk mendukung tumbuh kembang anak. Madu vitabumin merupakan suplemen herbal untuk anak yang terbuat dari madu murni, dipadukan dengan ekstrak temulawak, ekstrak pegagan, dan protein albumin ikan gabus.

Selain memberikan suplemen yang tepat untuk otak, berikan pula asupan gizi yang tepat, kasih sayang, dan stimulasi untuk mendukung tumbuh kembang anak. Stimulasi dapat dilakukan dengan bermain aktif dengan penuh kasih sayang, gembira, dan bebas. Faktor kasih sayang ini juga penting karena kedekatan emosional saat orangtua dan anak bermain dapat menstimulasi anak untuk berpikir kreatif.

Sumber Klik Disini