Ketahui Cara dan Prosedur Rapid Test di Jakarta

0
213
Ketahui Cara dan Prosedur Rapid Test di Jakarta
Ketahui Cara dan Prosedur Rapid Test di Jakarta

Saat ini rapid test tetap digelar secara masif di beberapa wilayah Indonesia, terutama DKI Jakarta. Sebagai salah satu wilayah yang paling parah terkena oleh dampak penyebaran virus COVID-19, pemerintah Jakarta memang harus bergerak cepat agar infeksi virus corona tidak semakin menyebar luas. Layanan rapid test Jakarta pun kini semakin diperbanyak di berbagai puskesmas atau rumah sakit di Jakarta. Lantas, bagaimana cara untuk mengikuti rapid test di Jakarta?

Inilah Cara dan Prosedur Pemeriksaan Rapid Test di Jakarta

Rapid test di Jakarta lebih diperuntukkan bagi orang-orang yang memenuhi beberapa kriteria. Kriteria yang dimaksud adalah memiliki riwayat kontak dengan kasus PDP atau pasien dalam pengawasan, riwayat kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, serta ODP yang mengalami beberapa gejala mirip COVID-19. Gejala tersebut diantaranya adalah batuk, demam, dan sesak napas.

Meskipun rapid test Jakarta lebih diutamakan untuk orang-orang dengan kriteria tersebut, namun layanan test diagnosis cepat ini sekarang dapat digunakan oleh siapa saja. Hal ini mengingat bahwa saat ini banyak sekali kasus pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala. Selain itu, test massal juga banyak dilakukan di fasilitas umum seperti pasar, stasiun, dan beberapa lokasi lainnya. Nah, berikut ini adalah beberapa prosedur rapid test di Jakarta:

  1. Pencarian Aktif Puskesmas dan Rumah Sakit kepada Pasien

Rumah sakit akan menghubungi pasien yang mempunyai riwayat kontak erat dengan risiko tinggi atau rendah serta para ODP. Pihak rumah sakit akan memberikan penjelasan terkait prosedur pemeriksaan rapid test serta mengkomunikasikan pentingnya untuk melakukan rapid test kepada pasien.

Setelah itu, tim medis dari rumah sakit akan mulai melakukan rapid test dengan cara mengambil sampel berupa darah yang diambil dari ujung jari pasien. Jika ternyata hasilnya positif, maka akan dilakukan pengambilan sampel swab untuk diperiksa lebih lanjut menggunakan metode PCR test.

Sambil menunggu hasil PCR test keluar yang biasanya membutuhkan waktu 3 – 5 hari, pasien harus melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu di rumah masing-masing atau dirujuk ke shelter sesuai kriteria. Jika kondisi pasien semakin memburuk, maka pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit. Apabila hasil swab test negatif, maka pasien harus menjalani rapid test satu kali lagi pada hari ke 7 – 10 setelah dilakukan test awal.

  1. Pencarian Pasif Puskesmas dan Rumah Sakit kepada Pasien

Pasien datang langsung ke rumah sakit untuk periksa kesehatan atau berobat. Petugas medis akan menentukan apakah harus dilakukan rapid test sesuai dengan kriteria pasien. Jika pasien memenuhi kriteria untuk rapid test, maka akan dirujuk ke laboratorium rumah sakit. Setelah itu, petugas medis akan menjelaskan tentang prosedur rapid test. Pemeriksaan rapid test dilakukan terhadap pasien dengan pengambilan sampel darah.

Setelah prosedur rapid test dilakukan, pasien diminta menunggu beberapa saat antara 10 – 15 menit sampai hasil rapid test keluar. Jika dari pemeriksaan rapid test hasilnya positif, maka pasien wajib melakukan PCR test untuk memastikannya. Selama menunggu hasil swab test, pasien diharapkan mengisolasi diri. Baik di rumah sendiri ataupun di shelter sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

Setelah hasil PCR test keluar dan menunjukkan informasi positif, maka pasien harus dirawat dan diisolasi di rumah sakit. Sementara jika hasilnya negatif, maka pasien tetap diminta mengisolasi diri. Setelah 7 – 10 hari dari test awal, pasien melakukan rapid test lagi untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Nah, itu dia beberapa cara atau prosedur melakukan rapid test Jakarta. Saat ini, ada cara yang lebih mudah untuk melakukan rapid test di Jakarta, yaitu menggunakan bantuan aplikasi kesehatan bernama Halodoc. Aplikasi Halodoc bekerjasama dengan para dokter serta instansi kesehatan untuk memudahkan masyarakat yang ingin mendapatkan layanan cek virus corona dengan lebih cepat dan praktis. Dengan Halodoc, konsultasi dan pendaftaran cek virus corona bisa lebih mudah karena dilakukan secara online.