Jenis Sumur Resapan

0
1218
sumur resapan
sumur resapan

Sumur resapan merupakan salah satu solusi mengatasi banjir yang sedang gencar di terapkan di Provinsi DKI Jakarta. Mengapa sumur resapan dianggap mampu mengurangi banjir? Hal ini dikarenakan cara kerja sumur tersebut yaitu menampung air hujan ke dalam sumur yang nantinya air tersebut akan difiltrasi atau diserap ke dalam tanah melalui dasar sumur. Diharapkan dengan adanya sumur resapan tersebut daerah-daerah yang selama ini menjadi langganan banjir akan terbebas dari genangan air karena air hujan tidak lagi dibuang melalui saluran pembuangan tapi diserap ke dalam tanah.

Untuk memastikan tujuan tersebut berjalan lancar, diperlukan kalkulasi yang matang mengenai rata-rata debit air saat musim hujan dan tingkat keparahan banjir yang biasanya melanda. Jika pada suatu lingkungan tingkat banjirnya hanya melanda beberapa rumah saja, maka hanya rumah-rumah tersebut saja yang membangun sumur resapan. Namun apabila tingkat keparahan banjir tinggi, maka diperlukan banyak titik sumur resapan di lingkungan tersebut tidak hanya di halaman rumah tapi juga di tempat lain dan dibangun bersama atas inisiatif warga yang memiliki lahan kosong dan datar serta memenuhi syarat pembangunan sumur resapan. Berikut penjelasan mengenai jenis sumur resapan tersebut.

Sumur resapan individu. Sumur ini dibangun di depan rumah atau di halaman rumah untuk mencegah genangan air di halaman yang dapat masuk ke dalam rumah. Halaman tersebut harus memilki permukaan tanah yang datar serta permeabilitas yang tinggi agar air dapat terserap ke dalam tanah dengan baik. Selain itu, jaraknya harus jauh dari septic tank agar air tidak tercemar. Jumlah sumur resapan di setiap tempat tinggal dapat disesuaikan dengan curah hujan maksimum. Anda dapat berkonsultasi dengan pihak dari dinas terkait jika ingin membangun sumur resapan ini di pekarangan rumah anda.
Sumur resapan kolektif. Sesuai dengan namanya, sumur resapan kolektif dapat dibangun bersama-sama oleh warga di sekitar lingkungan yang sering mengalami banjir tersebut. Skala sumur resapan jenis ini tentu leih besar dan membutuhkan lahan lebih luas. Sehingga sumur penampung air jenis ini dapat disebut juga dengan kolam resapan.