Cara Cerdas Meminjam Uang Dari Berbagai Sumber

0
379

Hampir semua orang akan sampai pada titik di mana mereka membutuhkan pinjaman uang guna memenuhi kebutuhannya. Sebut saja saat hendak membeli rumah, kendaraan, biaya pendidikan anak hingga modal usaha ataupun perjalanan ibadah. Pinjaman akan membantu kita dalam membangun aset serta memperoleh hal-hal yang dibutuhkan guna meningkatkan kesejahteraan hidup. Walau demikian, nyatanya terdapat beberapa peraturan utama yang harus dipegang agar dapat mencegah kita terjebak dalam kesulitan keuangan. Ingat bahwa siapapun yang memberi kita pinjaman akan mengharapkan uangnya kembali. Perhatikan aneka tips dan cara cerdas di bawah ini dalam memperoleh keuntungan maksimal dari pinjaman yang dilakukan, tanpa terjebak tumpukan utang.

  1. Meminjam Dari Bank Atau Institusi Keuangan Lain

Bank ataupun lembaga peminjaman keuangan lain seperti Pinjaman24 umumnya akan dijadikan pilihan pertama apabila kita hendak meminjam uang secara cepat dalam jumlah besar. Cara cerdas dalam meminjam uang di bank adalah dengan membandingkan beberapa produk pinjaman dari berbagai bank berbeda. Pastikan ktia memperoleh penawaran terbaik, misalnya KPR, pinjaman mobil atapun tipe pinjaman lainnya yang sesuai kebutuhan masing-masing. Diskusikan juga detailnya sebelum kita secara resmi menandatangi perjanjian peminjaman tersebut. Perketat pengeluaran bulanan agar kita bisa melunasi pinjaman tepat pada waktunya. Sebaliknya, cara yang terbilang kurang cerdas dalam mengajukan pinjaman di bank adalah meminjam dalam jumlah yang lebih banyak dari yang dibutuhkan. Jumlah ekstra ini akan semakin membebani pembayaran selama masa pinjaman.

  1. Meminjam Dari Kartu Kredit

Cara yang terbilang cerdas ialah hanya menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran saat kita yakin bisa membayar utangnya dalam waktu singkat. Hindari kartu kredit yang menjanjikan bunga nol persen. Promosi ini biasanya hanya akan berlangsung dalam waktu singkat seperti misalnya balance transfer. Cara yang kurang cerdas terkait penggunaan kartu kredit ialah tidak menggunakan anggaran bulanan ataupun Dana Darurat guna membiayai pengeluaran tak terduga. Sebaliknya, kita justru mengambil uang tunai melalui kartu kredit atau cash advance. Kita akan dikenai bunga tinggi dan bunga ini akan dihitung sejak hari pertama kita mengambil uang secara tunai tersebut. Jangan pernah anggap limit kartu kredit sebagai uang pribagi kita.

  1. Meminjam Dari Keluarga Atau Teman

Mungkin, mengajukan pinjaman pada keluarga atau teman dekat menjadi pilihan pertama saat kita terdesak dan membutuhkan dana secepatnya. Pinjaman pada keluarga ataupun teman dekat takkan dikenakan bunga dan waktu pelunasan dapat dirundingkan secara kekeluargaan. Selain itu, keluarga atau teman juga pastinya akan tahu dengan pasti kondisi keuangan kita sehingga mereka bisa membantu kita sesuai kemampuan dan kebutuhannya. Cara cerdas dalam meminjam uang kepada keluarga atau teman ialah menulis semua poin penting. Termasuk di antaranya adalah berapa jumlah uang yang dipinjam, kapan serta bagaimana kita akan melunasinya. Buat salinannya dan berikan pada seseorang yang akan kita mintai pinjaman. Hal ini akan menghindarkan kesalahpahaman serta menjaga hubungan kekeluargaan senantiasa harmonis. Cara yang kurang cerdas ialah melalaikan janji membayar. Kita mungkin terlanjur merasa lega bahwa pinjaman pada keluarga atau teman takkan disertai bunga, dan pihak pemberi pinjaman takkan tega menyita aset-aset berharga kita. Namun, bukan berarti kita bisa dengan mudahnya melalaikan pinjaman. Tidak tepat waktu membayar atau bahkan mengabaikan kewajiban membayar akan merusak hubungan baik dengan keluarga atau teman tersebut.

  1. Meminjam Dari Pegadaian

Cara cerdas dala mengajukan pinjaman ke pegadaian adalah pergi ke tempat yang sudah direkomendasikan teman yang terpercaya. Ini sebaiknya menjadi cara terakhir apabila cara pertama hingga ketiga sudah tidak berhasil. Pasalnya, kita harus sepenuhnya yakin dan mengerti akan tata cara peminjaman di pegadaian tersebut. Kita juga harus siap kehilangan barang jaminan apabila tidak dapat melunasi pinjaman tepat pada waktunya. Cara yang kurang cerdas ialah meminjam dari tempat ataupun orang yang tidak dikenal sama sekali, bahkan hingga membuat perjanjian verbal tanpa adanya dokumen tertulis. Dalam hal ini, kita akan dapat menempatkan diri sendiri dalam posisi yang berbahaya karena tidak mengetahui sama sekali suku bunga pinjaman, penalti hingga tanggal jatuh tempo pinjaman.

Tips Pinjam Uang di Bank

Meminjam uang di bank ataupun di lembaga lain seperti Monily akan membutuhkan aneka tips khusus. Tujuannya tentu agar kita bisa lebih bijak dalam mengelola utang. Jika ingin utang menjadi pinjaman yang baik, maka kita wajib bertanggungjawab pada pinjaman yang diajukan. Meminjam uang berarti harus ada juga komitmen mengembalikannya. Terdapat beberapa tips dalam mengajukan pinjaman yang dapat kita terapkan di bawah ini.

  1. Tetapkan Tujuan Utang Secara Jelas

Utang bisa memberi dampak buruk apabila tidak diatur secara baik. Namun, bukan berarti kita tidak boleh berutang. Sah-sah saja memiliki utang, selama kita telah menetapkan rencana untuk apa utang tersebut digunakan serta pengelolaannya dilakukan sebijak mungkin. Artinya, utang sebaiknya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan bukan untuk berfoya-foya. Contoh utang yang jelas di antaranya adalah membeli rumah agar dapat disewakan, membiayai pendidikan anak hingga modal usaha.

  1. Meminjam Sesuai Kemampuan Finansial

Persepsi yang keliru seputar pinjaman di bank adalah kita akan dapat menggunakan uang pinjaman untuk kebutuhan apapun tanpa harus membayarnya. Sebagai contoh adalah kartu kredit. Tak jadi masalah apabila rekening kosong selama kita masih memiliki kartu kredit untuk membeli aneka kebutuhan. Namun, ketahuilah bahwa penggunaan kartu kredit ini akan dibayarkan oleh pihak bank terlebih dahulu dan kita harus mengembalikannya bersama dengan bunga pada saat jatuh tempo. Pinjamlah dana hanya apabila kita yakin bahwa kita akan bisa membayarnya. Dengan kata lain, sesuaikan jumlah utang dengan kemampuan finansial.

  1. Tentukan Masa Tenor Sesuai Kemampuan

Melunasi utang secara cepat adalah idaman semua orang. Namun, bkan berarti kita dapat memilih masa tenor sependek mungkin. Pilih jangka waktu pinjaman yang sesuai kemampuan kita. Secepat mungkin lunasi pinjaman, namun harus tetap sesuai kemampuan.

  1. Tentukan Jumlah Pinjaman Sesuai Kebutuhan

Sangat tidak disarankan untuk meminjam uang dalam jumlah yang lebih banyak dari yang dibutuhkan. Saat tujuan utang telah jelas, maka manfaatkan utang hanya untul hal itu. Berbahaya apabila kita memperbesar utang untuk hal-hal tidak penting. Jika kita masih belum yakin akan jumlah pinjaman, akan lebih baik apabila kita membuat perencanaan keuangan guna melihat kondisi keuangan serta melihat kemampuan finansial masing-masing.

  1. Kenali Produk Pinjaman

Sebelum mengajukan pinjaman ke bank, pastikan kita sudah tahu dengan jelas syarat dan ketentuan yang berlaku. Ketahui suku bunga yang berlaku, masa tenor yang tersedia, biaya yang muncul dan lain-lain. Semua informasi ini akan membantu kita memahami serta memilih produk pinjaman terbaik di bank dan paling sesuai kebutuhan masing-masing.